A. Project Admin
Posisi Project Admin di galangan kapal bertanggung jawab mengelola alur dokumen, jadwal, serta administrasi teknis dan logistik untuk mendukung kelancaran proyek perbaikan (ship repair) maupun pembangunan kapal baru (shipbuilding).
Tugas & Tanggung Jawab Utama:
Pengelolaan Dokumen Proyek: Menyusun, mendokumentasikan, dan mengarsip berkas proyek seperti Work Order (WO), Repair List, Progress Report, dan sertifikat kelaikan kapal.
Koordinasi Logistik & Material: Memproses permintaan material/suku cadang (purchase requisition) untuk kebutuhan proyek dan memantau ketersediaannya di gudang/lapangan.
Pencatatan Jam Kerja & Tenaga Kerja: Mencatat dan merekap jam kerja (man-hours) teknisi, subkontraktor, serta penggunaan alat berat di area galangan.
Pelaporan & Komunikasi: Berkoordinasi dengan Project Manager, Owner Representative (perwakilan pemilik kapal), dan superintendent terkait pembaruan status proyek harian/mingguan.
Kualifikasi Utama:
Pendidikan: Minimal D3 / S1 (Teknik Perkapalan, Teknik Industri, Manajemen, atau Administrasi Bisnis).
Pengalaman: Diutamakan memiliki pengalaman 1–2 tahun sebagai admin proyek di industri manufaktur, galangan kapal, konstruksi, atau alat berat.
Keahlian: Mahir mengoperasikan Microsoft Office (terutama MS Excel tingkat menengah/lanjut untuk rekapitulasi data) dan sistem ERP/SAP jika ada.
Karakter: Teliti, memiliki komunikasi yang baik, serta sanggup bekerja dalam lingkungan kerja lapangan yang dinamis.
B. Electrician (Teknisi Listrik Kapal)
Posisi Electrician bertanggung jawab atas pemasangan, pemeliharaan, perbaikan, dan pengujian sistem kelistrikan serta instrumen elektronik pada kapal yang sedang diperbaiki atau dibangun di galangan.
Tugas & Tanggung Jawab Utama:
Instalasi & Perbaikan Sistem Kelistrikan: Melakukan penarikan kabel (cabling), pemeliharaan generator kapal, panel distribusi (switchboard), motor listrik, sistem pencahayaan, dan sistem navigasi/komunikasi kapal.
Troubleshooting & Pengetesan: Mendiagnosis kerusakan rangkaian listrik, melakukan testing & commissioning pada peralatan listrik sebelum kapal diserahterimakan kepada pemilik.
Kepatuhan K3L (HSE): Menerapkan standar keselamatan kerja kelistrikan yang ketat (seperti prosedur Lockout/Tagout - LOTO) untuk mencegah risiko tersengat listrik atau kebakaran di area galangan.
Perawatan Preventif: Melakukan pemeriksaan rutin terhadap komponen listrik kapal dan peralatan kerja galangan.
Kualifikasi Utama:
Pendidikan: Minimal SMK/D3 Teknik Listrik / Teknik Elektro / Kelistrikan Kapal.
Pengalaman: Berpengalaman 1–3 tahun sebagai Marine Electrician (di kapal/galangan) atau Industrial Electrician di pabrik/manufaktur skala besar.
Keahlian & Sertifikasi:
Mampu membaca skema / diagram jalur kelistrikan (single line diagram / wiring layout).
Memahami sistem listrik AC/DC voltase rendah dan menengah.
Memiliki Sertifikat K3 Listrik atau sertifikat kompetensi terkait menjadi nilai tambah yang besar.
Karakter: Disiplin tinggi terhadap regulasi keselamatan kerja, sigap, dan siap bekerja secara tim di area galangan (shipyard).
DONASI: https://saweria.co/lokershareinone
SELALU BACA WARNING DARI LOKERINONE.COM.





0 Saran & Kritik